Senin, 30 Juli 2012

sholeh / sholehah is enough

Menurut saya pribadi, sholeh / sholehah itu adalah 1 kata yang lengkap.
Cukuplah 1 kata ini menjadi kriteria pasangan mu :)

Seorang laki laki sholeh, sudah tentu ia pintar. Karena islam mengajarkan umatnya untuk selalu belajar dan mengamalkan ilmunya.
Seorang laki laki sholeh, sudah tentu bisa menyenangkan hati dan membahagiakan keluarganya. Karena islam sudah mengatur jelas apa saja yang menjadi kewajiban seorang laki laki.

Seorang wanita sholehah, sudah tentu ia pintar. Karena dialah yang menjadi sekolah pertama bagi putra putrinya kelak.
Seorang wanita sholehah, sudah tentu akan menjadi 'orang dibelakang layar' paling utama bagi kesuksesan keluarganya, karena kepatuhan, doa dan sikap-sikapnya.

Kalimat 'sudah tentu' memang tidak bisa saya jamin, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Namun hendaknya kalimat 'sudah tentu' tersebut menjadi acuan bagi seseorang untuk menjadi hamba yang dicintaiNya. :)

#Ayo puasanya lebih semangat lagi :D#

Senin, 21 Mei 2012


For Both Of You, Ika and Alex.. 

My love to Alex, as known as Alexandra Rhea Wicaksono – the lead character in Divortiare and Twivortiare- absolutely  not at the first time i read the Divortiare. Honestly, i don’t like a sad story –yeah, iam a happy ending story lover- so, when i guess the Divortiare is about a divorce story, i just read a half of it and forgetting it for maybe a year. I think it is the destiny when i finally met the second chance to read divortiare.  At that time, i just have a conversation about novel with one of my friend at the office. Both of us are a novel lover and love Ika natassa’s books, the difference is, iam falling in love to Ika natassa by the first book (a very yuppy wedding) and my fried is love the second, the Divortiare itself. She said that the Divortiare is very good and telling me that Ika natassa just make the sequel of it from the account twitter of Alex. The curious is come, and fortunately one of our senior is have the Divortiare. I borrow and read it (again) without waiting, (it is coincidence or it is also the destiny that i don’t have any duty to do at that time) i read it until the last page and.. I Love It! When i finally follow Alex’s account, I love It More! Do not need many time since i follow alex to order the sequel, The Twivortiare. i can not say anything else. I love Ika natassa and Alex.

From divortiare, i see how Alex to deal with her decision and people’s judge. It also make me realize that there are many things you have to concern before you say “i do”.
And from Twivortiare.. i see it more complex (a little bit crazy imagining if i were in between Alex and Beno when they fought) but more sweet at the same time. I found my self stunned and smile widely when i read Twivortiare. in Twivortiare, i love Ika natassa and Alex, more and more.

       There are many scenes that i always remember until now, such as when Beno catch up alex to kebagusan, those unromantic but unforgettable proposal and Alex's talk about ‘you still getting married because of love not but if you get divorce you got nothing’
Now, for me , Alex is more real and have grown up.  I think many her follower think about that too. I see, we are enjoying to read her opinion about something and her advise for our love's problem (LOL :D) and It’s fun to give her a comment to her tweet although i can not always respond all her tweet (some of them are crazy and so spontaneous! LOL :D) More feel crazy when i open tweeter just to read hers (LOL :D).

Well, finally i want to say:
“Happy birthday Alex.. i hope many happy returns to you. keep tweet!”

And

“Congratulation mbak Ika, for me you are still the amazing writer! keep write! :D”

Cheers, :)
Zhya

Minggu, 20 Mei 2012

Dia adalah pelindungmu di dunia dan di akhirat


Apa yang mau gue tuliskan adalah pengalaman gue beberapa hari yang lalu bersama seorang teman analis dan seorang senior consultant. Waktu itu adalah hari jumat, hari kejepit yang benar benar kejepit bagi gue dan karyawan e****** lainnya karena perusahaan kami tetap masuk disaat kebanyakan kantor lain memilih cuti bersama. Hal baik yang pertama dirasakan tentunya adalah kondisi jalanan yang sangat lancar, sehingga gue dan yang lain bisa tiba di kantor dengan sangat cepat, namun hal tidak baiknya adalah, hampir semua warung makan di sekitar kantor kami yang ternyata ikut ambil cuti bersama alias tutup.  Berbekal rasa lapar dan sedikit harapan yang tersisa, aku, xxx dan mbak yyy pun keluar kantor menuju daerah tere yang lumayan banyak dihuni oleh para pedagang makanan(tere adalah  sebutan kami untuk jalanan di sekitar sekolah theresia), sekolah pastinya gak ikutan cuti bersama kan? *sewot*


Dan Allah pun ternyata tidak membiarkan kami, para pegawai pegawai teladan ini kelaparan *narsis*, ada beberapa penjual makanan yang tetep jualan di sekitar tere walau tidak sebanyak biasanya. Pilihan aku dan xxx pun jatuh kepada ketoprak, sedangkan mbak yyy memilih jajan tahu gejrot. Siang itu matahari tidak sengit dalam menebarkan cahayanya namun keadaan juga tidak berangin, yaa agak mendung mendung kering gitu deh.

Ditengah tengah asyiknya melihat abang ketoprak meracik si kuah kacang, mbak yyy menyeletuk “Ihh panas banget ya..” wajahnya meringis, gambaran dari apa yang ia rasakan.


Celetukan mbak yyy pun disahuti oleh xxx “iya mbak yyy, panas banget..”

“ini sampe ngocor deh keringetnya..” mbak yyy masih kembali berkomentar.

Gue hanya diam mendengar celetukan celetukan xxx dan mbak yyy. Mau ikut solider dengan mengatakan kalo gue juga kepanasan, bohong donk, soalnya emang gue ga ngerasa kepansan. Dan untuk membenarkan apa yang ada di pikiran gue, gue pun melayangkan pandangan ke sekitar, dan gue emg melihat beberapa ibu ibu juga lagi kipas kipas dan mereka emang keringetan. 

Dalam hati gue membatin “Aneh ya, orang orang yang ngeluh kepanasan itu kan ga pake jilbab dan baju mereka lebih terbuka dari gue yang notabene berjilbab” yah itu hanyalah omongan pikiran yang tidak berani gue keluarkan.  Ada rasa ga enak dan takut menyinggung perasaan xxx dan mbak yyy. Saat itu gue juga masi berpikiran kalo itu rezeki gue kali ya kalo gue ga kepanasan.


Namun saat dirumah lah, kejadian jumat itu kembali teringat dan membuat gue kembali berpikir dan tersadar. Gue tersadar kalo kejadian jumat itu terjadi untuk nunjukkin ke gue kalo jilbab yang gue kenakan adalah SESUATU YANG SANGAT BESAR. Ya, Jilbab lah maksud dari judul tulisan gue ini. Jilbab lah pelindung gue di dunia dan akhirat kelak (insyaAllah, aaamiin). Karena jilbab lah gue ga ngerasa kepanasan di saat orang lain kepanasan jumat kemaren itu. Subhanallah sekali ya. Bener bener menambah keyakinan. Allah bener bener baik, padahal jilbab gue juga belom sempurna. insyaAllah kejadian dan kuasa Allah ini akan membuat gue terus bersama si jilbab dan akan terus untuk menyempurnakannya, aaamiin.


Ayo, para wanita muslim, pakailah jilbab mu. Segera miliki pelindung personal mu di dunia dan di akhirat kelak. Ga usah takut panas (semoga pengalaman gue cukup meyakinkan kalian). Dan ga usah menunggu hati kalian putih sempurna, hey, kesempurnaan itu hanya milik nabi dan Allah, mau ampe kapan nunggu? Kita hanyalah manusia biasa yang tak luput dari dosa. Menunggu hanya akan membuang waktu dan kesempatan kalian mencapai surgaNya.
 
Semoga tulisan ini bermanfaat dan tidak menyinggung siapa pun :)

Senin, 14 Mei 2012

Can't Believe

"Masih saja ada petir walau hujan sudah reda.. and it is still shocking me.."

Selasa, 17 April 2012

My Toastmasters' Project No.4

This text below would be my speech that will be deliver next thursday on Allianz Toastmasters ;)


"5 unique things in Betawi's Wedding"

1.  Roti Buaya











Roti Buaya is an important thing that brought by the groom at the Betawi's Wedding. This bread is so iconic so that many Betawi's people said that, the Betawi's wedding would not valid if there are not roti buaya in there. The origins of this symbol supposedly inspired by the crocodile. Crocodile according to Betawi's people is one of animal that is strong and patient. But the most important crocodile's behaviour that very inspiring is his loyality. Crocodiles are known for only mating once throughout his life. So people hope that the marriage will be last forever.
And why it should be a bread? according to Betawi's people, bread is also a symbol of a wealthy. So, people also hope that with those bread, the groom and the bride will have a better future.



2. Tanjidor



Tanjidor is Betawi's orchestra music that comes from mixed culture between Dutch and Arabic. In general, the instruments of the tanjidor are consists of a piston cornet, trombone, tenor, clarinet, bass and drum.



3. Buka Palang Pintu



buka palang pintu is also one of the the things that must exist at the Betawi's Wedding. This tradition will usually attract many people's attention because of the cool, funny, even scared atmosphere. buka palang pintu is an opening ceremony. when the groom and his family is about to enter the bride's residence, the family of the bride will block the groom and his family. in the beginning there was a polite dialogue between the two families, respective exchanged greetings, pray for each other until slowly but sure the situation become hotter because of the family of the bride wanted to see the groom's ability in martial arts and reading the Koran (Al-Quran). this tradition is also characterized by 'war poem' between the two families. The situation become hotter when the representative of the groom showed his skill in material arts to fight against the representative of the bride. Of course this segment have been arrange so that the representative of the groom will win the fight.



4. Buka Cadar


After the wedding ceremony finished, the groom will open the veil that covering the bride's face, to make sure if the bride is the woman he loved.



5. In Puade


the tradition 'Buka Cadar' will continue by the tradition 'in puade'. In puade is the Betawi's tradition when the groom gives 'Sirih Dare' to the bride as a symbol of love. Usually in the 'Sirih Dare' there will be some money as a symbol that the groom will take care of his wife's life. After that, the bride and the groom are allowed to sit side by side to watch some traditional dance which is meant to entertain both of them.




Selasa, 10 April 2012

Masi dalam pembuatan!

Bermula dari termotivasinya ngeliat penulis idola dan akumulasi niat dari jaman kuda gigit besi (LOL), akhirnyaa akhir maret 2012 ini saya berkomitmen untuk benar benar membuat novel. Tidak ada yang tahu apa niat ini hanya akan menjadi niat belaka atau dengan magicnya bermetamorfosis menjadi sebuah novel, tapi tingkat seriusnya insyaAllah beda sama niat niat yang dulu :p

sejauh ini, progressnya:
1. inti cerita dan konflik konfliknya sudah ada
2. tokoh tokoh nya pun sudah bernama dan berwajah (minus si cewek tokoh utama)
3. udah ada 1 lagu untuk novel ini (penting!)
4. udah ada beberapa adegan yang tinggal dituangkan menjadi rangkaian kata

(kenapa jadi inget dokter Beno Wicaksono sih? LOL :p )

mudah mudahan niat dan cerita ini di ridhoi Allah sehingga sukses tertulis sampe halaman terakhir, aaamiin :)


[ kalo novel ini jadi, pasti Anda, mbak ika natassa, akan ada di daftar pertama orang yang saya terima kasihi :D ]

Senin, 09 April 2012